Sunday, September 14, 2014

Yang asam dan lezat dari Jawa Tengah : AYAM GARANG ASEM


Pertama kali saya makan ayam garang asem ini saat masih kerja di Kuningan beberapa tahu lalu, meskipun warungnya biasa saja tapi rasanya tak terlupakan. Saya mencoba cari-cari resep garang asem ini, tapi kebanyakan resep yang ada menggunakan santan. Padahal Ayam garang asem yang pernah saya makan dulu tidak pakai santan. 
Makaaaaa... saya nemu resep original Ayam garang asam ini dari google, TANPA SANTAN. Warna putih pada kuah Garang asam setelah matang adalah karena kemiri, bukan santan.

Ini hasil praktek saya :

Bahan :

1 buah jeruk nipis
1 ekor ayam potong 14 bagian
20 buah cabai rawit hijau utuh
10  buah belimbing wuluh yang matang, iris kira-kira ½ cm 
8 lembar daun salam yang di iris menjadi 3 hingga 4 bagian
2 cm irisan lengkuas
2 buah tomat hijau, iris dadu

Bahan Lain :  
Daun pisang secukupnya
Lidi untuk mengikat ujung daun
beberapa lembar Plastik kiloan

Bumbu halus :

12 butir bawang merah
4 siung bawang putih
6  butir kemiri, sangrai
½ sendok teh garam
1 sendok makan Gula pasir
½  sendok teh lada bulat
2 cm Jahe
2 kaldu blok

Cara masak :

  • Cuci bersih ayam, tiriskan, berikan perasan jeruk nipis supaya tidak amis, diamkan ½ jam.
  • Tempatkan bumbu halus pada sebuah mangkok besar, mausukan belimbing wuluh, cabe rawit utuh, potongan tomat hijau dan Ayam. Aduk hingga rata. 
  • Bagi ayam yang sudah dicampur bumbu tersebut menjadi beberapa bagian, 
  • Siapkan Daun pisang, siapkan beberapa helai untuk membungkus habis campuran ayam bumbu tersebut
  • Letakkan daun salam didalam daun pisang, masukkan campuran ayam bumbu tersebut, sematkan dengan lidi. Kemudian bungkus lagi dengan plastik (supaya air yang keluar dari ayam tidak bocor)
  • Kukus lebih kurang 45 menit
  • Matang, masukan piring saji. Enak dimakan dengan nasi putih hangat dan kurupuk emping.
TIPS :
Bila tidak menemukan daun pisang di area Anda, cara memasak Ayam Garang Asem ini bisa dengan cara lain : yaitu memasukkan semua campuran adonan ke dalam pinggan tahan panas, kemudian kukus.



1 comment:

  1. Indonesian food is so tasty and so yumiii to eat and you are very lucky indeed to have a wife like her because she is a very good cook bro

    ReplyDelete