Tuesday, September 25, 2012

EPISODE CURHAT : Pembokat nyebelin

Pembokat gue ngeselin. Tiap pagi datang saat semuanya sudah beres. Tau sendiri saat paling sibuk kan selalu dipagi hari: nyiapin anak-anak berangkat sekolah, nyiapin sarapan, nyiapin bekal anak2, nyuci piring-piring dan gelas-gelas bekas sarapan, ngelapin meja makan dari sisa-sisa sarapan, bersihin dapur setelah cuci piring, nyiramin taneman dihalaman depan, samping dan belakang.. ehhhhh… kucluk-kucluk-kucluk.. tuh pembokat baru datang.. SAAT SEMUANYA SUDAH BERES.

Siang hari saat semua pada pergi sekolah dan kerja, dia tidur, padahal tangga berdebu, pintu kamar ada sarang laba-laba.
Ntar setiap 6 bulan pura-pura minta berhenti dengan alasan sekeluarga mau pulang kampung, karena kontrakan di sekitar komplek naik harganya dan mahal. Dengan terpaksa gue kasih tambahan untuk bayar selisih kontrakannya… ehhh ternyata belakangan ketahuan dia malah pindah ke tempat yang lebih murah.. jadi selama ini yang dia bilang ‘rumah kontrakan naik’ cuma tipu-tipu aja supaya dapat tunjangan kontrakan rumah dari gue.

3 hari lalu, dia bilang lagi "mau pindah ke kampung, sekeluarga" . 
Gue bilang : WHATTT ?? AGAINNNN ?? 
No more uang tunjangan kontrakan.
Enough!

No comments:

Post a Comment