Monday, April 9, 2012

MERP (Multiple Exit/Re-entry Permit)

Menyambung tulisan sebelumnya mengenai KITAS, saya lanjut ke step berikutnya untuk mengajukan MERP - Multiple Exit/ Re-entry Permit / Izin masuk kembali beberapa kali perjalanan.
Seperti yang saya sebutkan di tulisan saya sebelumnya mengenai VITAS : setelah dapat KITAS, sangat penting dan harus untuk apply MERP karena merupakan Izin masuk kembali beberapa kali perjalanan. Sebab apapun alasannya bila tidak ada izin tersebut maka ketika WNA nya kembali ke negara asal maka KITAS akan hangus karena SINGLE ENTRY only, artinya untuk kedatangan berikutnya harus ulang apply VITAS dan KITAS dari awal.

----------------------------------------

Sesuai jadwal, saya datang lagi ke Imigrasi untuk ambil KITAS yang sudah jadi. Sebelum jam 7:30 saya dan suami sudah sampe di parkiran halaman gedung imigrasi Jakarta Timur, sebab kalo ga gitu, misal jam 8:00 sampe situ sudah pasti ga dapet parkir. ‘tau sendiri sejak ada busway koridor XI Kp.Melayu – Pulo Gebang, pengunjung imigrasi sudah tidak boleh lagi parkir di pinggir jalan.
.... dan pemandangan rutin antrian orang yg mau bikin paspor sudah panjang meliuk2 (menurut tukang parkir mereka antri begitu mulai jam 7:00) ya Alloh… padahal pintu baru dibuka jam 8:10
Dan karena bagian KITAS peminatnya sedikit, maka kami ga usah antri begitu, tunggu saja di mobil.
Pas pintu dibuka, kami langsung menuju loket pelayanan orang asing di lantai dasar.

Passport asli dikembalikan kepada kami beserta KITAS dan Blue book / POA yang sudah jadi.
Kami diminta untuk ke bagian Blue book di blok bagain belakang kantor imigrasi untuk minta tanda tangan pejabat berwenang pada blue book tsb (seeet dahhhh…kirain udah selesai, tau’nya musti minta tanda tangan lagi!).
Maka kami menuju bagian dimaksud, menyerahkan passport, KITAS dan blue book untuk di ttd. Disini saya diminta biaya administrasi (katanya "sekedarnya").
Blue book di tanda tangan pejabat berwenang dan ditulis record suami pada blue book tsb.
Selesai proses blue book, kami poto copy semua dokumen  tersebut sebanyak 3 set, masing-masing untuk :

  • 1 set untuk bagian blue book (buku POA)
  • 1 set untuk apply MERP
  • 1 set untuk apply SKSKPS

Beli map formulir MERP di loket umum (Rp 7000.-), dalam satu map tersebut berisi formulir sebagai berikut:

  • Form Izin Masuk Kembali Beberapa Kali Perjalanan : Perdim 25
  • Form perubahan data orang asing : Perdim 27

Kemudian kami ke loket penyerahan aplikasi MERP (adanya di lt.2 Imigrasi Cipinang, dekat loket pembuatan paspor). Dokumen yang kami serahkan adalah : Form Perdim 25 dan Form Perdim 27 yang sudah di isi dan di tandatangan oleh WNA dan sponsor (saya), plus lampiran-lampiran dokumen berikut ini :

  1. Surat permohonan MERP 1 tahun
  2. Copy and asli KTP Istri
  3. Copy Kartu Keluarga istri
  4. Copy and asli buku nikah
  5. Copy CNI (Certificate of No Impediment to Marriage)
  6. Copy dan asli blue book (buku POA)
  7. Copy dan asli KITAS
  8. Copy dan asli Passport

Setelah dokumen di cek OK, saya diminta ke lantai 3 Imigrasi Cipinang dengan membawa 1 map berisi dokumen-dokumen kami tersebut untuk dimintakan tanda tangan pejabat di lantai 3.
Kami diminta menunggu di lantai 2, didepan penyerahan applikasi MERP tadi (menunggu sekitar 1 - 2 jam).
Setelah dokumen sudah di tanda tangan dan dikembalikan ke loket di lantai 2 tersebut, maka petugas loket lantai 2 memberikan kertas instruksi pembayaran.
Setelah bayar di  kasir, kami serahkan bukti pembayaran ke petugas loket lantai 2, and DONE!   Passport, KITAS dan Buku Pengawasn Orang Asing (POA) dikembalikan kepada kami, dengan sudah di stempel Multiple Exit/Re-entry Permit di dalam passport suami.

Untuk biaya izin MERP 1 tahun adalah Rp 1.000.000,-


===================================================================================

Contoh surat sponsor permohonan MERP:

Jakarta, __________________

Kepada Yth
Kantor Imigrasi
Jakarta ______

Perihal             : Permohonan Multiple Exit/Re-entry Permit (Izin Masuk Kembali Beberapa Kali Perjalanan)

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                             :     ------------------------
Tempat &tanggal lahir     :     ------------------------          
Alamat                           :     ------------------------
No. KTP                       :     -------------------------

Bersama ini mengajukan permohonan Multiple Exit/Re-entry Permit (Izin Masuk Kembali Beberapa Kali Perjalanan) atas nama suami saya tersebut di bawah ini :

Nama                            :     -----------------------
Tempat &tanggal lahir    :     -----------------------
Kebangsaan                   :     -----------------------
No Passport                  :     -----------------------
Masa Berlaku Paspor    :     -----------------------
Nomor KITAS               : (kosongkan, karena biasanya saat apply MERP Kitas baru saja diterima)

Permohonan jangka waktu MERP : 1 (satu) tahun

Permohonan ini kami ajukan karena suami saya akan melakukan perjalanan keluar/masuk Indonesia dalam rangka kunjungan keluarga / penyatuan keluarga.

Demikian permohonan kami, atas bantuan dan kesediaan Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,


(istri)

28 comments:

  1. mb eny,,, boleh tanya sedikt ya?? surat sponsor untuk apply VITAS,,,pengajuan MERP itu tulisan kita sendiri apa minta dari kantor imigrasi??

    ReplyDelete
    Replies
    1. surat sponsor Vitas, Kitas dan Merp dibuat sendiri oleh sponsor (istri). COntoh suratnya ada di artikel ini.

      Delete
  2. iya terima kasih jawabannya mb....

    ReplyDelete
  3. Dear Mba Eny,
    Surat sponsor MERP sama atau tidak dengan surat sponsor untuk Multipe Entry Business Visa? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai...

      Surat sponsor untuk MERP sponsor spouse dan surat sponsor untuk Multiple entry business kurang lebih mirip redaksinya, hanya dibedakan nama Penanggung/sponsor dan Tujuannya.

      Ok. semoga membantu.

      Delete
  4. halo mba.. saya pernah baca utk apply MERP sekalian pas stlh dapet KITAS harus melampirkan fotokopi Multiple Visa yang lama atau melampirkan fotokopi Visa Kunjungan sebanyak 3x (bukan VOA ya). tapi stlh baca postingan mba ini, sptnya bisa saja apply MERP tanpa harus melampirkan Visa Kunjungan sebanyak 3x (bukan VOA) ya?krn selama ini suami ke Indonesia pake VOA je.. kebetulan lagi galau urus Visa Sosbud or VITAS krn keharusan melampirkan Visa Kunjungan sebanyak 3x (bukan VOA) itu..

    Thx in advance

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah...makasih banyak mbak...detail sekali infonya.sering share yg beginian ya..sesama spouse sponsor..
    mbak kalo KITAS bisa extenddi luar atau harus di tempat domisili ya? makasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi Nenns Lopez..
      KITAS di extend di domisili sesuai KTP sponsor.
      ok Nenns, InsyaAllah akan di sharing setiap ada informasi baru.

      salam.

      Delete
  6. salam alaikum dan salam kenal Mba Eny..
    mohon infonya mengenai SKKT..kalo kita bikin SKKT tp si WNA tsb bukan pekerja alias cuma ibu rumah tanggaa aja apa perlu sampai bikin SKCK dan SKLD segala?
    makasih ya mba sebelomnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. waalaikum salam wrwb.

      SKTT untuk WNA baik yang bekerja maupun ibu rumah tangga. Tidak perlu buat SKCK dan SKLD. Untuk lebih jelasnya silahkan liat di link ini : http://ilalanggrass.blogspot.com/2013/03/temporary-residential-card-new-sktt.html

      Ok mas Mumu, semoga membantu.

      Delete
  7. hallo mba eny, aku ada baca n belajar dari artikel mba, sangat membantu sekali, ini juga lagi urus vitas utk suami, dan lagi baca2, btw, MERP hrus urus di imigrasi cipinang ya? ga bisa di imigrasi lainnya? thanks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo..
      MERP diurus di imigrasi tempat urus KITAS (sesuai domisili KTP sponsor).

      Delete
  8. Assalamualaikum....

    Salam kenal mba.Namaku Asti, saat ini aku tinggal di daerah cempaka putih jakarta pusat.
    btw, aku suka baca blog mba. infonya lengkap dan sangat detail mengenai dokumen2 keimigrasian dan sangat membantu aku yg saat ini sedang mengurus dokumen2 keimigrasian wat suamiku.

    maaf mba, aku mau tanya ; kira2 kami perlu apply MERP ga ya kalo dalam setahun kedepan suamiku ga ada rencana buat pulang kenegaranya tapi kita ada rencana buat jalan2 ke negara2 di sekitar indonesia aja?

    Makasih atas jawabannya, Semoga Allah membalas kebaikan mba Eny.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikum salam Asti,

      Harus apply MERP kalau mau keluar masuk Indonesia, meskipun jalan2 ke negara-negara sekitar Indonesia, prinsipnya : keluar masuk Indonesia harus ada Multiple Entry Re-entry Permit (MERP).

      Aamiin, terimakasih do'anya.

      Delete
  9. Ibu Eny,

    Kalau dia tinggal hanya 6 bulan di VITAS nya, bisa dapat MERP gak? Soalnya saya dengar cuma yang 1 tahun yang dapat MERP.
    Kalau gak bisa, apa ada cara lain nya?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai,

      selama KITAS nya masih berlaku bisa apply MERP.
      datang langsung ke imigrasi setempat, kalo ga salah ada yg masa berlakunya 6 bulan, lumayan kan bisa sedikit hemat dan bisa sesuai dgn masa berlaku Kitas.

      salam.

      Delete
  10. Hallo mbak,
    Trims utk postingnya..., sangat membantu. Mau nanya mbak, istri saya WN Jepang, punya KITAP dan MERP 2 tahun dengan masa berlaku MERP s/d 11 Sept 2014. Pertanyaannya. Istri saya tinggal di Jepang dari bulan Maret 2013 dan rencana akan kembali ke Indonesia bulan April 2014. Dengan demikian dia akan tinggal di Jepang lebih dari setahun tetapi MERP masih berlaku. Apakah ini boleh mbak kalau dia meninggalkan Indonesai lebih dari setahun? Mohon infonya, trims sblnya..! Teguh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo pak Teguh Triyanto,

      Saya belum sampai KITAP, masih KITAS.jadi belum paham banget.
      Saat perpanjang KITAS beberapa waktu lalu saya mendapat penjelasan dari petugas imigasi bahwa ada ketentuan tentang berapa lama WNA pemegang KITAP diharuskan stay di Indo, kalau tidak salah harus 4 tahun dari 5 tahun masa KITAP (coba di cek langsung ke immi deh pak). Kalau benar 4 tahun hrs tinggal di Indo dan hanya setahun meninggalkan Indo, harusnya tidak masalah, yg penting sebelum MERP expired harus balik ke Indo untuk perpanjang spy KITAP ga hangus. Tapi coba dikonfirmasi lagi ke immi.

      Salam,



      Delete
  11. Dear Mba Eny

    Mau tanya klo Merp sdh mau expired sekitar 14 Des (1 minggu lg) sedangkn Kitas akan habis akhir desember ini kira2 bermasalah tidak izin nya krn akan ada scedule keluar (Singapore) masuk (indonesia) setelah merp habis.

    Terimakasih infonya
    widya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Widya,

      Akan bermasalah.
      Sebaiknya segera perpanjang MERP sebelum keluar-masuk Indonesia.

      Salam.

      Delete
  12. Dear mba Eny

    klo misalkan urgent bisa tdk menggunakan EPO (Exit Permit Only) Batasan waktunya brp lama ya?

    Terimakasih Infonya
    Widya

    ReplyDelete
  13. Dear mba Eny

    klo misalkan urgent bisa tdk menggunakan EPO (Exit Permit Only) Batasan waktunya brp lama ya?

    Terimakasih Infonya
    Widya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Widya,

      Coba cek langsung ke immigrasi, Widya, saya tidak ada pengalaman soal EPO
      Mudah2an ada pembaca baik hati yang bisa membantu Widya.

      Hati2 KITAS nya hangus ya, karena harus ulang lagi dari awal, sekarang lebih ribet ngurusnya.

      Salam

      Delete
  14. Hello Mbak Eny,

    Aku mau tanya kalau untuk perpanjang merp, persyaratan dokumen2nya (perdim 25 dan perdim 27) apakah sama dengan aplikasi merp pertama kali?

    Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Vivi,

      Persyaratan perpanjang MERP dokumen-nya sama dengan pertama kali.

      Salam.

      Delete
  15. Dear Mba Eny

    Saya Mau bertanya tentang EPO klien saya orang asing sedang menggunakan EPO yg akan habis sampai dengan minggu depan dan dia ingin masuk kmbali krn ada pekerjaan di Indonesia dengan cara apa dia bisa keluar masuk indonesia - singapore, Apakah dengan pengurusan Visa bisa keluar masuk singapore - indonesia?
    Mohon informasinya..
    Terimakasih
    Salam
    Widy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Widy,

      Semoga ada pembaca yang bisa menjawab, karena saya tidak memahami mengenai Ijin tinggal dan exit-reentry permit expat.

      Salam.

      Delete
  16. Dear All,
    Bagi Rekan-rekan yang mempunyai suami/isteri warga negara asing, baik sebagai pekerja atau bukan saya bersedia membantu pengurusan dokumen asing (sistem antar jemput) biaya relatif murah dan aman.

    ReplyDelete